Antara Ikan, Virus Hog Dan Bangkai Babi

Percut Sei Tuan | KABARBERANDA.Com – Terkait viralnya pemberitaan virus hog kholera dan bangkai babi yang marak belakangan ini sangat berdampak kepada nelayan pencari ikan di laut. Masyarakat juga terterpa angin basai sehingga enggan mengkonsumsi ikan, padahal betapa pentingnya ikan demi untuk kesehatan.

Menyikapi hal itu, Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan melakukan kunjungan ke Desa Percut tepatnya di lesehan Kak Ani, jln kilang kapur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Senin ( 25/11) Siang.

Setibanya di lokasi Bupati beserta rombongan langsung disambut tokoh masyarakat ,tokoh agama ,Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman MAP, berserta Muspika. Dilanjutkan dengan makan siang bersama dengan menu utama ikan.

Turut hadir mendampingi Bupati Faisal Arif Nasution S.Sos, M.Si Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Khoirum Rizal ST,MAP Kepala Dinas Kepemudaan Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata. Kadis PU Donal L Tobing, Kadis Perikanan dan Kelautan TM Zaki Aufa, Ketua MUI Deli Serdang Arifin Marpaung MA. Anggota DPRD Deli Serdang H Rahmadsyah, Direktur RSUD Deli Serdang Dr. Hanif Fahri, seluruh Kepala Desa se-kecamatan Percut Sei Tuan, para kadus, tokoh agama beserta tokoh masyarakat setempat. Ashari Tambunan pada kesempatan itu menyampaikan, kehadirannya ketempat ini adalah dalam rangka menunjukkan empati dan keprihatinan kepada masyarakat nelayan Deli Serdang terkhusus nelayan Percut Sei Tuan yang selama beberapa waktu belakangan ini terkena dampak dari adanya berita berita yang tidak benar. Selah – olah makan ikan merupakan sesuatu yang berbahaya .Hari ini kami makan siang bersama sekaligus untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa makan ikan adalah sehat dan tidak bermasalah sama sekali. “Saya berharap kiranya masyarakat akan mendapatkan keterangan yang benar tentang duduk persoalan yang sebenarnya yang pada akhirnya menunjukkan bahwa tidak ada masalah dengan makan ikan di Percut Sei Tuan, bahkan di seluruh wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Kepada saya telah di jelaskan bukan hanya pada hari ini bahkan sejak pada waktu yang lalu, bahwa ikan-ikan yang di tangkap di tengah laut sama sekali tidak terkontaminasi dengan bangkai bangkai babi yang memang beberapa waktu yang lalu sempat ditemukan di sungai sungai di sekitar sini. Tapi saya memastikan dan berdasarkan keterangan yang saya peroleh sekali lagi ikan-ikan yang di tangkap di tengah laut yang di penjual belikan di tengah-tengah masyarakat sama sekali tidak terkontaminasi.

“Saya berharap melalui kegiatan yang kami lakukan pada hari ini, makan ikan bersama di desa Bagan Percut ini mudah-mudahan menepis semua berita bahwa makan ikan tidak sehat, mudah-mudahan dengan demikian kegiatan ekonomi masyarakat khususnya nelayan di Percut ini kembali pulih seperti sedia kala.”ujar Ashari.

Sementara itu Anggota DPRD Deliserdang H.Rahmadsyah SH juga menyampaikan, ini adalah bentuk kepedulian Bapak Bupati Deli Serdang. Sebagai bupati peduli terhadap masyarakat pesisir dan masyarakat Percut pada umumnya. Ini yang kami harapkan atas nama masyarakat kami ucapkan terima kasih kepada bapak H Ashari Tambunan sebagai bupati Deli Serdang. Ucap Rahmadsyah.

Hal senada dikatakan MUI Deli serdang Drs H Mujahiduddin yang menyatakan bahwa ikan laut itu hukum asalnya halal, dan tidak ada dalil bahwa hukum ikan dilaut haram, oleh karenanya kita tidak boleh merubah hukum allah, yang halal dikatakan haram itu malah melanggar perintah tuhan, jadi kita tetap menghalalkan yang halal, karena itu memang dihalalkan allah, dan penjelasan kesehatan dari dokter ahli peternakan bahwa ikan tetap menjadi makanan yang sehat dan mencerdaskan bagi kita semua.

Kunjungan Bupati beserta rombongan, membagikan ikan segar kepada para masyarakat tokoh agama dan perwakilan insan Pers.(Emil Zein)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *