GMNI Minta Tutup Sementara Warung Kopi Dan Cafe

Takengon | KABARBERANDA –  Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) meminta Pemerintah Daerah Aceh Tengah dan Bener Meriah untuk segera menutup warung kopi dan cafe yang ada di kedua Kabupaten tersebut

Langkah ini perlu dilaksanakan sebagai upaya pencegahan virus corona (COVID-19) yang telah mewabah ke Aceh khususnya Aceh Tengah dan Bener Meriah sehingga perlu mendapat penanganan serius agar virus mematikn itu tidak meresahkan masyarakat” ujar Mulyadi selaku ketua GMNI

” Untuk mengantisipasi meluasnya pengaruh COVID-19, harus dilakukan pembatasan ruang gerak di fasilitas umum seperti warung kopi dan cafe, agar wabah ini tidak menjadi pandemi di Aceh. Penyebaran virus Corona sudah sangat cepat dan mengkhawatirkan. Semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan, karenanya kebijakan menutup tempat-tempat keramaian menjadi salah-satu upaya dan solusi pencegahan preventif untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus mematikan ini” ujar Mulyadi.

Menurut Mul, salah satu solusi yang bisa diterapkan agar tidak terputusnya rezki pemilik warung kopi dan cafe adalah dengan membuka jasa Online. Sehingga tidak ada fasilitas sementara waktu untuk minun kopi dan makan di Cafe .(KB/bram)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *