Golkar Minta Dirut PTPN3 Teruskan Kasus Pencurian Getah Sheet Ke Poldasu

Deli Serdang | METRO ONE – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara, H Zulkifli Barus, mendesak Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (PTPN3), Muhammad Abdullah Gani untuk melaporkan kasus pencurian getah sheet berskala besar di pabrik karet Sarang Giting, Kec. Dolokmasihul, Kab. Serdangbedagai kepada pihak Kepolisian Daerah Sumatera.

Permintaan itu disampaikan Zulkifli  pada  wartawan saat ditemui di Bandara Internasional Kualanamu, menanggapi aksi pencurian getah sheet yang berhasil digagalkan petugas keamanan kantor direksi PTPN3, Kamis (22/10/2020).

“Kasus pencurian di pabrik karet Sarang Giting itu wajib dilimpahkan ke Polisi, dalam hal ini ke Polda Sumut. Karena jumlah kerugian negara mencapai milyaran rupiah.

Wakil Ketua Partai Golkar itu menambahkan, pihak perusahan PTPN3 harus membuka akses informasi seluas luasnya kepada masyarakat, jangan ada yang ditutup-tutupi, meskipun yang terlibat orang dalam dari golongan pimpinan.

“Pihak perusahaan harus adil dan transparan. Jangan kalau karyawan panen (penderes) salah, langsung dipecat atau dimutasikan ke ujung langit, sementara pimpinan salah ditutup-tutupi,” tudingnya.

Zul menilai, terjadinya aksi pencurian di pabrik karet (Ribbed Smoke Sheet Factory), akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan pimpinan di tingkat Distrik Manajer hingga Manajer Kebun Sarang Giting.

Hal senada  juga disampaikan Moeldoko, Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Deliserdang DPD I Golkar sumut. Ia berharap Direksi PTPN3 bersikap adil dan transparan dalam menangani kasus pencurian di perusahaan milik negara ini.

“Jika diabaikan begitu saja kebocoran tentu akan terus berkesinambungan, bahkan membesar hingga menimbulkan  kerugian keuangan BUMN. Oleh karenanya pimpinan yang ditugaskan Kementerian BUMN mengurusi perusahaan harus tegas dan taat akan prosudur hukum. Kalau tidak sebaliknya diganti saja,” ucapnya singkat. (Feri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *