Puluhan Ternak Kerbau dan Lembu di Desa Bahal Mati Secara Mendadak

Medan | KABARBERANDA – Puluhan ternak kerbau dan lembu milik warga Desa Bahal Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut, mati secara mendadak. Belum diketahui apa penyebab kematian hewan peliharaan itu, namun ada dugaan sengaja diracun.

Dari keterangan pemilik ternak, kerbau dan lembu mati secara tiba tiba itu mulai terjadi sejak sepekan terakhir. Tidak ada tanda tanda terserang penyakit PMK, pagi dilepas di areal sawitan, sorenya sudah mati tergeletak. Sebagian mati di areal rerumputan sebagian mati di kubangan. Areal itu saat ini diketahui milik perusahaan PT. STA yang sejak dahulu adalah lokasi tempat kerbau kerbau dan lembu dilepas makan rumput.

Menurut warga, pihak perusahaan sawit sudah melarang agar ternak kerbau dan lembu tidak dilepas di areal itu. Akan tetapi mengingat sejak zaman nenek moyang lokasi itu memang tempat makan ternak, warga tidak mengindahkan larangan itu. “Kami menduga ada unsur sengaja dari pihak tertentu yang menyebar racun di areal itu, tapi ini hanya asumsi secara hukum tidak bisa kita pastikan. Matinya kerbau kerbau dan lembu hampir bersamaan, tapi jika kerbau dan lembu tidak kami lepas dan diikat di dekat rumah, tidak ada yang mati. Heran kita, jika memang diserang penyakit PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) atau penyakit aneh kenapa hanya yang dilepas saja yang mati, yang dibiarkan diikat atau dalam kandang aman aman saja, ini kan lucu,” ujar pemilik ternak bermarga Lubis ini.

Menurut warga, Kamis (12/01/23) kemarin ada petugas dari Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Utara yang datang meninjau ke Desa Bahal. Namun petugas itu belum bisa memastikan apakah ternak kerbau dan lembu mati akibat PMK atau jenis penyakit lainnya.

“Petugas itu belum bisa memastikan apa penyebab kematian ternak ternak kami ini, mereka cuma memeriksa tapi hasilnya belum mereka berikan ke kami para peternak,” ujar Lubis yang datang ke redaksi KABARBERANDA Rabu (11/01/23) sore.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumut, M Azhar Harahap SP MMA yang berusaha dikonfirmasi Jumat (13/01/23) belum berhasil ditemui, menurut petugas Kadis sedang berada di luar kantor. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *