Rp.2,7 M Anggaran Proyek Jembatan Sei Jawi Jawi Diduga “Tercecer”

Labura | KABARBERANDA – Proyek jembatan berbiaya Rp2.7 milyar di Desa Sei Jawi-Jawi Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumut diduga keras tak jelas. Disebut sebut aliran dananya banyak yang “tercecer”.

Proyek jembatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Labura TA.2022 itu, menjadi pembicaraan khalayak ramai. Juga viral di sosial media. Situasi lapangan terbilang unik. Pengerjaan pengecoran dengan jagak seadanya. Mengesampingkan keselamatan pekerja dan warga sekitar. Juga plang proyek tak terlihat jelas, tersembunyi diantara pepohonan.

Dari unggahan Edi Syahputra Ritonga di media sosial, sangat jelas terlihat proyek itu centang perenang. Cor-coran bagian dinding jembatan hanya menggunakan cagak penyangga seadanya. Diduga pengerjaan jembatan itu tak bermutu dengsn kwalitas yang sangat buruk.

Pada postingan yang vital itu disebutkan proyek jembatan di Desa Sei Jawi-Jawi Kecamatan Panai Hulu. Di plang proyek tertera ada pagu anggaran sebesar Rp 2.7711.011.177.02,- APBD TA.2022. Perusahaan CV. Tri Jaya Sakti dengan nama pekerjaan Rekonstruksi Jembatan Engku Jaksa Desa Sei Jawi-Jawi.

Edi Syahputra pemilik akun yang membuat postingan, mengaku kecewa melihat kondisi pengerjaan. “Kalau begini model bangunannya, menganga, sepertinya jelas ada ketidak beresan. Lebih baik tak usah dibangun, terkesan hanya menghambur hamburkan uang Negara. Belum lagi digunakan sudah hancur. Main tempel sudah hampir ambruk, mengancam keselamatan,” ujar Edi kepada wartawan.

Salah seorang perwakilan Dinas BPBD H.Hasibuan tak banyak berkomentar saat dimintai tanggapannya. “Kadis BPBD saat ini lagi rapat, kalau mengenai pembuatan jembatan itu ada baiknya langsung saja pada pihak rekanannya, Manurung. Bapak itu yang tahu persis tentang kegiatan itu. Saat ini bapak itu sedang berada dilokasi kegiatan,” kata Hasibuan yang ditemui wartawan Senin (21/11/22).

Manurung yang coba dikonfirmasi via selular tak bersedia mengangkat telepon. Dikonfirmasi via pesan WhatsApp juga tak berbalas. (KRN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *