Wakil Ketua DPW PSI Sumut Mengutuk Keras Pembacok Terhadap Adi Mirhan Siregar

Medan | KABARBERANDA – Muhri Fauzi Hafiz, Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia Sumatera Utara (PSI Sumut), mengatakan dirinya mengutuk keras perbuatan pembacokan yang dialami Adi Mirhan Siregar (40), Kepala Desa Sijungkang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Kita tidak membenarkan perbuatan kriminal atas pembacokan yang terjadi kepada Kepala Desa Adi Mirhan Siregar. Perbuatan itu jahat, dan pelakunya harus segera ditangkap,” kata Muhri Fauzi Hafiz Wakil Ketua DPW PSI Sumut, Rabu (21/12/22) di Medan.

Kepada wartawan, tokoh pemuda Sumatera Utara yang biasa dipanggil Bang Fauzi ini juga menambahkan bahwa dirinya yakin pihak Kepolisian melalui Kapolres Tapsel dan jajaran akan mampu dengan cepat menangkap pelaku. “Kita yakin Polisi akan berhasil cepat menangkap pelaku,” katanya.

Masih Diburu

Sebelumnya adik kandung korban, Ismail Hasian Siregar, mengisahkan bahwa peristiwa pembacokan diduga menggunakan sebilah parang itu terjadi pada hari Selasa (20/12/22) sekitar pukul 17.30 WIB.

“Belum tahu motifnya, tetiba pelaku yang diduga berinisial MTR warga Desa Sijungkang mendatangi kediaman korban dan melayangkan sebilah parang ke kepala abang saya,” kata Ismail.

Ia pun menyebutkan akibat tindak pidana dilakukan pelaku itu korban mengalami luka sobek pada bagian kepala dengan 15 jahitan.

“Korban yang mengalami luka sobek di bagian kepala, kini sudah dibawa ke RSUD Padang Sidempuan untuk mendapatkan perawatan medis,” katanya.

Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni yang mendapat informasi dari masyarakat langsung menerjunkan sejumlah petugas ke TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Sejumlah personel sudah kita terjunkan ke lokasi kejadian untuk olah TKP,” kata Kapolres.

Sementara Kapos Pol Pargarutan Aiptu Anwar Syadad yang dihubungi awak media Selasa malam (20/12/22) mengatakan petugas sudah mengambil keterangan dari sejumlah saksi di TKP, dan kini pelaku masih dalam buruan.

“Petugas juga sudah mengambil sejumlah keterangan dan olah TKP dan kini pelaku masih dalam buruan petugas,” ujar Anwar Syadad.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *